Mahasiswa KKN UM Surabaya Mengajar Mengaji di Jombang Mahasiswa KKN mandiri kelompok 41 Universitas Muhammadiyah Surabaya yang bertempat di Dusun nglungge, Desa keplaksari, Kecamatan Peterongan, kabupaten Jombang memiliki beberapa program kerja.
Salah satunya adalah program mengajar Tahsin dan Tahfidz Al-Qur’an, sehubungan dengan program kerja tersebut maka secara sukarela mahasiswa KKN Mandiri Universitas Muhammadiyah Surabaya memilih untuk mengajar dan mendampingi mengaji anak-anak di Dusun nglungge, Desa keplaksari, Kecamatan Peterongan.
Kegiatan mengajar Tahsin dan Tahfidz ini pelaksanaannya dimulai hari senin sampai dengan jumat jam 4 sore sampai Maghrib. Kegiatan mengajar Tahsin dan tahfidz ini dilaksanakan di rumah kami sebagai mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surabaya di Dusun Nglungge, Desa keplaksari kecamatan Peterongan.
Tujuan dari KKN mandiri UM Surabaya di Desa keplaksari Kecamatan Peterongan 2025 memilih kegiatan KKN Mengajar Tahsin dan tahfidz ini adalah untuk membantu anak anak desa dalam belajar membaca Al Quran baik dengan belajar membaca lafadznya hingga belajar mempelajari tajwidnya. Karena itu dapat membuat anak anak lebih rajin dan lebih lancar dalam membaca Al Quran. serta dapat menciptakan generasi islam yang islami dan bisa membaca Al Qur’an dengan baik dan benar. Selain itu Mempelajari Al Qur’an merupakan suatu anjuran dalam agama Islam, karena Al Qur’an adalah sebagi pedoman hidup yang harus dipelajari dan didalami. Dalam hal ini menjadi tolak ukur seorang muslim adalah sejauh mana upaya dan usahanya dalam mempelajari dan mengajarkan Al Qur’an.
Al qur’an yang menjadi acuan utama dalam belajar mengaji di Mushola al Barokah ini, berhubungan dengan Al qur’an merupakan pedoman hidup setiap kaum muslimin. Oleh sebab itu maka pendidikan Al qur’an memang sudah seharusnya diberikan dan diajarkan kepada anak anak sedini mungkin, karena pendidikan yang diberikan pada masa kecil pengaruhnya akan lebih besar, kuat, tajam, membekas dan lebih mengingat dengan mudah daripada pendidikan yang diberikan setelah dewasa.

Selain Mengaji Mahasiswa juga memberikan motivasi keagamaan
Setiap orang tua mempunyai kewajiban untuk membimbing dan mendidik anak-anaknya untuk memahami Al Qur’an sedari dini mungkin, seperti yang terdapat pada salah satu hadits yang artinya : “Didiklah anak anakmu dengan tiga perkara: mencintai nabi, mencintai keluarga nabi dan membaca Al-Qur’an” (HR. Thabrani).
kegiatan KKN Mengajar Mengaji ini diikuti oleh anak anak Dusun Nglungge yang berjumlah kurang lebih 7 orang. Dengan memperhatikan kedekatan dan keakraban pada anak anak, kegiatan mengaji ini terlihat berbeda dari biasanya yang dilakukan karena diisi juga dengan materi yang beragam yang dapat membuat anak-anak antusias mengikuti kegiatan mengaji ini.
Mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Surabaya berharap dengan kegiatan ini anak anak desa lebih bersemangat dalam belajar mengaji, dan mendalami ilmu agama selain itu diharapkan dapat memunculkan rasa beriman kepada Allah SWT salah satunya dengan mencintai Al Quran, karena Al Quran sangat penting bagi kehidupan umat muslim dan Al Qur’an merupakan pedoman utama bagi umat muslim.
Tidak ada komentar