Aliansi ORMAWA UNDIKMA Mataram Terjun Langsung Menyalurkan Bantuan Untuk Korban Banjir di Aceh

waktu baca 4 menit
Minggu, 14 Des 2025 14:24 99 politisi

 

Aksi kemanusiaan ini menjadi bukti bahwa mahasiswa bukan hanya agen perubahan, tetapi juga agen kemanusiaan. Aliansi ORMAWA UNDIKMA Mataram berkomitmen terus menjadi garda terdepan dalam kegiatan sosial yang membawa manfaat bagi masyarakat luas.

( Indra Awaluddin)

 

Mataram, Nusa Tenggara Barat — Bencana banjir besar yang melanda beberapa wilayah di Provinsi Aceh telah menimbulkan dampak sosial dan ekonomi yang sangat signifikan. Ribuan warga terdampak, puluhan rumah terendam, fasilitas umum rusak, serta aktivitas masyarakat lumpuh total. Dalam situasi genting ini, Aliansi Organisasi Mahasiswa (ORMAWA) Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA) Mataram mengambil langkah nyata dengan menjadi satu-satunya aliansi kampus yang turun langsung ke lokasi kejadian untuk melakukan aksi kemanusiaan.

 

Aksi Kemanusiaan UNDIKMA: Bergerak Cepat dan Tepat Sasaran

Setelah menerima laporan mengenai perkembangan bencana di Aceh, Aliansi ORMAWA UNDIKMA Mataram segera melakukan koordinasi lintas organisasi mahasiswa. Penggalangan dana dilakukan secara internal maupun eksternal, melibatkan civitas akademika, masyarakat, serta jejaring relawan.

 

Pada hari/tanggal selasa 9 desember 2025, tim relawan resmikan dari aliansi ORMAWA undikma berangkat menuju Aceh untuk menyalurkan bantuan secara langsung kepada para korban. Dalam kegiatan bakti sosial tersebut, bantuan yang disalurkan meliputi:

 

Paket sembako (beras, mie instan, gula, minyak goreng, dan kebutuhan pokok lainnya)

 

Pakaian layak pakai

Peralatan kebersihan

Air bersih

Perlengkapan kebutuhan bayi dan wanita

Bantuan logistik tambahan sesuai kebutuhan di lapangan

 

Aliansi ORMAWA UNDIKMA Mataram tidak hanya mengirim bantuan fisik, tetapi juga berinteraksi langsung bersama warga, memberikan dukungan psikososial, serta membantu proses pembersihan lingkungan terdampak banjir.

 

Satu-Satunya Kampus yang Hadir di Lokasi Bencana

Kehadiran Aliansi ORMAWA UNDIKMA sebagai satu-satunya perwakilan kampus dari luar daerah yang hadir secara langsung di lokasi bencana menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa memiliki peran besar dalam aksi kemanusiaan nasional.

 

Ketua Aliansi ORMAWA UNDIKMA Mataram menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bentuk solidaritas, empati, dan tanggung jawab sosial mahasiswa terhadap masyarakat, tanpa memandang batas wilayah.

 

“Kami hadir langsung ke Aceh untuk memastikan bahwa bantuan tersalurkan tepat sasaran. Kebersamaan dan solidaritas dalam situasi seperti ini sangat penting bagi para korban. Kami berharap kehadiran mahasiswa UNDIKMA dapat meringankan sedikit beban saudara-saudara kita di Aceh.”

 

Kolaborasi Semua Elemen ORMAWA

Kegiatan kemanusiaan ini melibatkan seluruh ORMAWA UNDIKMA, termasuk BEM, DPM, UKM, serta himpunan mahasiswa program studi. Kolaborasi ini menunjukkan bahwa perbedaan tidak menghalangi mahasiswa untuk bersatu dalam misi kemanusiaan.

 

Bersama-sama, seluruh perwakilan ORMAWA bekerja melakukan pendataan kebutuhan warga, distribusi bantuan, serta dokumentasi untuk pelaporan transparan kepada semua donatur.

 

Dukungan dari Masyarakat dan Kampus

Rektor UNDIKMA Mataram memberikan apresiasi atas gerak cepat Aliansi ORMAWA dalam aksi kemanusiaan ini. Beliau menegaskan bahwa UNDIKMA selalu mendukung kegiatan mahasiswa yang berdampak langsung pada masyarakat luas.

 

Masyarakat Aceh pun menyambut hangat kehadiran mahasiswa UNDIKMA, terutama karena bantuan mereka tiba di saat kondisi darurat dan sangat diperlukan.

 

Harapan untuk Pemulihan Aceh

Melalui kegiatan ini, Aliansi ORMAWA UNDIKMA Mataram berharap mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pemulihan pascabencana. Selain itu, tim relawan menyampaikan komitmen bahwa UNDIKMA akan terus mengawal situasi dan siap memberikan bantuan lanjutan bila diperlukan.

 

“Semoga saudara-saudara kami di Aceh diberikan kekuatan dan ketabahan. Kami dari UNDIKMA Mataram akan selalu siap bila dibutuhkan kembali.”

 

 

STATEMENT PRESMA UNDIKMA

 

“Saya, Indra Awaluddin selaku Presiden Mahasiswa Universitas Pendidikan Mandalika, menyampaikan bahwa kehadiran kami di Aceh merupakan bentuk nyata dari komitmen mahasiswa UNDIKMA terhadap kemanusiaan. Kami tidak hanya datang membawa bantuan, tetapi membawa harapan, keberanian, dan solidaritas untuk saudara-saudara kita yang terdampak bencana.

 

Bagi kami, mengulurkan tangan bukan sekadar kewajiban, tetapi kehormatan. Aksi ini menjadi bukti bahwa mahasiswa UNDIKMA siap turun langsung, berdiri di garis depan, dan hadir ketika masyarakat membutuhkan. Kami akan terus menjaga semangat kepedulian ini sebagai prinsip gerakan mahasiswa.

 

Semoga Aceh segera pulih, dan semoga kehadiran kami dapat memberikan sedikit kekuatan untuk bangkit kembali. Kami selalu siap untuk Indonesia.”

 

 Indra Awaluddin

Presiden Mahasiswa (Presma)

Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

 

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA